Secangkir kopi di pagi hari
Ingatkan aku pada sepotong hati
Yang selalu kucintai
Bahkan sampai kini

Secangkir kopi di pagi hari
Selalu memberi inspirasi
Tentang sebuah hati
Yang telah kau tinggal pergi

Secangkir kopi di pagi hari
Jadi teman sejati
Kala rindu berdendang sendiri
Dalam geming sepi

Secangkir kopi di pagi hari
Kemana harus sampaikan rasa ini
Kau ‘tlah jauh di tempat yang tinggi
Dalam dekap Illahi Robbi

Oleh:

Dian Hariani
Nganjuk, Indonesia, 19 Januari 2023

HADIAH

HADIAH BULANAN. Puisi ini memenangi hadiah RM100 untuk bulan Januari 2023.

TAMAT 1.

ULASAN

CARA TERBAIK MOVE ON DARI NYERI
Oleh: Moh. Ghufron Cholid

Tiap puisi memiliki nasibnya sendiri, bisa saja ketika sudah jadi tak ada yang melirik. Bisa pula bisa membuat seseorang terpikat. Puisi berjudul Secangkir Kopi di Pagi Hari merupakan puisi beruntung langsung disambut hangat dan dihadiahi RM 100 oleh seorang admin di salah satu grup kepenulisan di WA.
Berikut saya posting utuh puisinya, agar segenap pembaca bisa langsung bertemu dan bisa membaca dari jarak dekat merasakan debarannya.

Dian Hariani
Secangkir Kopi di Pagi Hari

Secangkir kopi di pagi hari
Ingatkan aku pada sepotong hati
Yang selalu kucintai
Bahkan sampai kini

Secangkir kopi di pagi hari
Selalu memberi inspirasi
Tentang sebuah hati
Yang telah kau tinggal pergi

Secangkir kopi di pagi hari
Jadi teman sejati
Kala rindu berdendang sendiri
Dalam geming sepi

Secangkir kopi di pagi hari
Kemana harus sampaikan rasa ini
Kau ‘tlah jauh di tempat yang tinggi
Dalam dekap Illahi Robbi

Nganjuk, Indonesia, 19 Januari 2023

Pembahasan

Puisi ini tersaji atas empat bait, masing-masing bait ada empat larik. Dibuka dengan latar suasana, tentang seseorang yang dilanda cinta dan tidak bisa mengasingkan bayangan yang dicintai dari ingatan. Begitu melekat kenangan sehingga sulit ditaklukkan.
Adalah fitrah manusia ketika mencintai akan sangat sulit terlepas dari dekapan yang sangat dicintai. Selalu ada moment puitik yang tak bisa dilupakan. Selalu ada rindu yang tak dapat ditaklukkan dan Dian Hariani begitu peka dengan keadaan ini.

Bait kedua, penyair mulai memotret ketidak kenalan dari sebuah cinta yang ditata oleh sesama manusia. Dian kembali menjadikan secangkir sebagai jalan terbaik untuk melupakan segenap kenangan, Penyair Dian menulis, Secangkir kopi di pagi hari/Selalu memberi inspirasiTentang sebuah hati/Yang telah kau tinggal pergi//

Bait ketiga, penyair mulai menegaskan tentang khasiat secangkir kopi maka digambarkanlah dalam empat larik untuk mewakilkan lukisan hati, Secangkir kopi di pagi hari/Jadi teman sejati/Kala rindu berdendang sendiri/Dalam geming sepi// dengan kata lain, penyair ingin berkata kalau kau sedang didekap sepi maka secangkir kopi bisa menjadi solusi bernama sahabat sejati.

Akhir kata, ketika hati sudah tak mampu menahan segenap nyeri, penyair mengeluarkan jurus pamungkas dengan meningkatkan kesadaran bahwa seseorang yang kehilangan arah bisa saja menemukan jati dirinya kembali ketika menyadari bahwa yang kekal hanyalah Ilahi.

Penutup

Hakikatnya puisi Secangkir Kopi di Pagi Hari yang dihadirkan oleh Penyair Dian kepada kita adalah cara bermove on dari sesuatu yang bersifat ketidak kenalan adalah meningkatkan kesadaran bahwa yang abadi hanyalah Ilahi.

Di samping itu, mengidentifikasi keadaan diri adalah terbaik mengobati nyeri. Adalah jalan terbaik mengakui bahwa cinta sesama manusia adalah cinta yang tak abadi. Seberapapun kemesraan dipertontonkan pada akhirnya hanya cinta Ilahilah yang abadi.

Kediaman Habib Alwy bin Idrus Baagil, 20 Januari 2023

HADIAH

HADIAH BULANAN. Ulasan ini memenangi hadiah RM100 untuk bulan Januari 2023.

TAMAT.